Bebas Ongkir untuk Customer baru
PROMO 50% OFF untuk. Lihat disini
Sarung tenun memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan sarung pada umumnya. Motifnya memiliki karakter, proses pembuatannya membutuhkan ketelitian, dan setiap helai benang menyimpan keterampilan yang diwariskan dari proses panjang. Karena itu, sarung tenun bukan hanya pakaian yang digunakan sehari-hari, tetapi juga sesuatu yang layak dirawat dengan lebih baik.
Sayangnya, sarung sering kali diperlakukan seperti pakaian biasa. Dicuci dengan cara yang sama, dijemur terlalu lama, lalu disimpan begitu saja setelah kering. Kebiasaan sederhana seperti ini mungkin tidak langsung terlihat dampaknya, tetapi dalam jangka panjang dapat membuat warna lebih cepat pudar, serat kain berubah, atau bentuk sarung menjadi kurang baik.
Merawat sarung tenun sebenarnya tidak sulit. Anda hanya perlu lebih memperhatikan cara mencuci, menjemur, menyimpan, dan menggunakannya. Dengan perawatan yang tepat, sarung tenun dapat tetap nyaman digunakan dan mempertahankan keindahannya dalam waktu yang lebih lama.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah proses pencucian. Hindari memperlakukan sarung tenun seperti kain yang bisa dicuci dan dikucek sekuat tenaga. Jika memungkinkan, cuci menggunakan tangan dengan gerakan yang lembut. Jangan mengucek bagian kain secara berlebihan, terutama pada area yang memiliki motif atau tekstur tertentu. Gunakan air secukupnya dan deterjen yang lembut. Tidak perlu menggunakan deterjen dalam jumlah banyak dengan harapan sarung menjadi lebih bersih. Justru penggunaan deterjen berlebihan dapat meninggalkan residu pada serat kain dan berpotensi memengaruhi warna. Jika sarung tidak terlalu kotor, pencucian ringan sudah cukup.
Merendam pakaian memang menjadi kebiasaan banyak orang ketika mencuci. Namun, untuk sarung tenun, sebaiknya hindari merendam dalam waktu yang terlalu lama. Air dan deterjen yang terlalu lama mengenai kain dapat memengaruhi warna, terutama pada sarung dengan warna yang pekat atau kombinasi warna yang cukup banyak. Jika terdapat bagian yang terkena noda, lebih baik fokus membersihkan bagian tersebut secara perlahan daripada merendam seluruh sarung selama berjam-jam. Prinsipnya sederhana: cuci seperlunya, jangan berlebihan.
Setelah dicuci, tahap berikutnya yang tidak kalah penting adalah menjemur. Sinar matahari memang membantu pakaian cepat kering. Namun, paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat membuat warna kain lebih cepat memudar. Untuk menjaga warna sarung tenun, sebaiknya jemur di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan mendapatkan cahaya secukupnya. Hindari menjemur terlalu lama di bawah terik matahari, terutama untuk sarung dengan warna yang kuat. Balik bagian dalam sarung ketika menjemur agar bagian luar tidak terus-menerus terkena sinar matahari langsung.
Sarung yang kusut tentu akan terlihat kurang rapi ketika digunakan. Namun, penggunaan suhu setrika yang terlalu tinggi juga bukan pilihan yang baik. Periksa petunjuk perawatan jika tersedia. Gunakan suhu yang sesuai dengan bahan sarung dan hindari menekan setrika terlalu lama pada satu bagian. Jika merasa ragu, gunakan suhu yang lebih rendah terlebih dahulu. Anda juga dapat membalik sarung sehingga bagian yang terkena panas secara langsung bukan permukaan luar kain. Tujuannya bukan sekadar membuat sarung terlihat rapi, tetapi juga menjaga serat dan warna tetap dalam kondisi baik.
Cara menyimpan sarung juga berpengaruh terhadap usia pemakaiannya. Lemari yang terlalu lembap dapat membuat kain berbau atau bahkan memicu pertumbuhan jamur. Pastikan tempat penyimpanan memiliki sirkulasi udara yang cukup dan tidak berada di area yang mudah terkena air. Lipat sarung dengan rapi dan jangan menumpuknya terlalu padat. Jika memiliki beberapa sarung, sesekali keluarkan koleksi yang jarang digunakan agar dapat diperiksa dan diangin-anginkan. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga sarung tetap dalam kondisi baik.
Terkadang karena merasa sarung hanya digunakan sebentar, seseorang langsung melipatnya dan memasukkannya kembali ke lemari. Sebaiknya hindari kebiasaan tersebut. Keringat, debu, dan kotoran yang menempel pada kain dapat semakin sulit dibersihkan jika dibiarkan terlalu lama. Sebelum menyimpan sarung, pastikan kondisinya bersih dan kering. Jika hanya digunakan sebentar dan belum perlu dicuci, setidaknya angin-anginkan terlebih dahulu sebelum dilipat dan disimpan.
Belum punya akun?
Buat Akun